Al-Qur'an Terbesar Di Dunia Ada di Palembang

Al-Qur'an Terbesar Di Dunia Ada di Palembang
int.

KabarPalembang.com--Siapa yang tidak mengenal Kota Palembang? Kota Palembang merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Kota Palembang mempunyai luas wilayah 358,55 km yang ditempati oleh 1,7 juta orang, dengan mempunyai kepadatan penduduk sekitar 4.800 per km².

Kota ini terkenal dengan wisata kuliner pempeknya. Juga terkenal dengan tenun dan songket/kain yang bercirikhas Palembang. Selain hal tadi, ternyata Palembang juga cukup banyak memiliki tempat wisata religi yang patut dikunjungi. Misalnya Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho. Masjid ini berlokasi di Daerah Perumahan Amin Mulia Jakabaring, dan Masjid Agung Palembang ini berlokasi di Jalan Jend. Sudirman, 19 Ilir, Kota Palembang. Bagi Anda yang baru berkunjung ke Kota Palembang, wisata religi di tempat-tempat ini tidak boleh dilewatkan. Sebab, kita tidak hanya bisa menambah pengetahuan sejarah Islam sekaligus mentadabburi atau mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu wisata religi yang wajib Anda kunjungi adalah Museum Al-Qur’an Raksasa, bait Al-Quran Al-Akbar yang berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, RT 03, RW 01 Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, atau lebih tepatnya di Pondok Pesantren Al-Ihsaniyah Gandus, Palembang.

Di Museum Al-Qur’an Raksasa ini terdapat 30 juz ayat suci Al-Quran yang berhasil dipahat/diukir khas Palembang dalam lembar kayu serta menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu tembesu dengan biaya tidak kurang dari Rp 2 miliar, di mana masing-masing lembar ukuran halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai sembilan meter.

Al-Quran yang terdiri dari 630 halaman ini juga dilengkapi dengan tajwid serta doa khataman bagi pemula. Setiap lembar terpahat ayat suci Al-Quran pada warna dasar kayu coklat dengan huruf arab timbul warna kuning dengan ukiran motif kembang di bagian tepi ornamen khas Palembang yang sangat indah dipandang. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu relatif lama, sekitar tujuh tahunan.

Al-Quran Raksasa ini terbesar dan pertama di dunia dalam bentuk Al-Quran 30 juz yang di buat pada media kayu jenis tembesu. Al-Quran terbesar ini sebelum resmi dipublikasikan, sengaja dipajang seluruh ayat-ayat suci di dalam ruang pamer Masjid Agung Palembang selama tiga tahun untuk mendapat koreksi dari seluruh umat.

Gagasan pembuatan Al-Quran Terbesar ini tercetus pada tahun 2002 oleh H. Syofatillah Mohzaib, S.Sos.I. Ia merupakan orang yang memiliki ide sekaligus penulis Al-Qur’an Akbar ini. Dalam pembuatannya sendiri dibentuk tim yang berjumlah sekitar 35 orang. Syofatillah mendirikan Al-Quran Akbar pertama ini tidak lain hanya bertujuan untuk mensyi’arkan, khususnya untuk umat Islam ataupun warga Palembang supaya dapat mencintai serta mengamalkan isi Al-Quran.

Setelah tim penulis Al-Quran Raksasa merampungkan pemasangan kaligrafi pintu serta ornamen Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, dari sana kemudian terpikir untuk membuat Mushaf Al-Qur’an dengan ornamen dan ukiran khas Palembang.

Al-Quran Raksasa ini resmi dipublikasikan pada Senin, 30 Januari 2012 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama seluruh delegasi konferensi parlemen Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Delegasi Negara Islam peserta Parliamentary Union of OIC Member States(PUIC) Conference ke-7 mengutarakan kekagumannya terhadap Al-Quran Al Akbar yang merupakan karya ukiran bernilai seni agama.
Tak hanya itu, mereka menilai Alquran Al Akbar ini merupakan karya terbaik dan terbesar di dunia. Hal ini diutarakan langsung oleh delegasi Negara Islam dari Lebanon, Libya, Iran, Malaysia, Sudan, Uganda dan Irak yang melihat langsung Al-Quran Al Akbar  yang dipamerkan di Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah Gandus, Palembang. Pondok ini tepatnya berada di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, Gandus.

Bagi Anda yang sedang berlibur ke Palembang, cobalah luangkan waktu untuk mengunjungi Museum Al-Qur’an Raksasa ini. Karena selain menambah pengetahuan kita, Anda juga dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi